Minggu, 31 Mei 2015

Teknik-Teknik Supervisi Pendidikan

Assalamu'alaikum .. :)
Hellooooo sahabat blogger, kita belajar lagi yuuk. Saling share aja ya guyss :)

Disini saya akan berbagi sedikit tentang teknik-teknik dalam supervisi. Yuuk kita lihaat !!


Teknik supervisi Pendidikan adalah atat  yang digunakan oleh supervisor untuk mencapai tujuan supervisi itu sendiri yang pada akhir dapat melakukan perbaikan pengajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi. 
1.      Teknik Supervisi yang Bersifat Kelompok
a.       Pertemuan Orientasi bagi guru baru.
Pertmuan orientasi adalah pertemuan anatar supervisor dengan supervisee (Terutama guru baru) yang bertujuan menghantar supervisee memasuki suasana kerja yang baru.
b.      Rapat Guru
Rapat Guru adalah teknik supervisi kelompok melalui rapat guru yang dilakukan untuk membicarakan proses pembelajaan, dan upaya atau cara meningkatkan profesi guru.
c.       Studi Kelompok antar Guru
Studi kelompok antara guru adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh sejumlah guru yang memiliki keahlian dibidang studi tertentu, seperti MIPA, Bahasa, IPS dan sebagainya, dan dikontrol oleh supervisor. Tujuan pelaksanaan teknik supervisi ini adalah sebagai berikut :
a) Meningkatkan kualitas penguasaan materi dan kualitas dalam memberi layanan belajar.
b) Memberi kemudahan bagi guru – guru untuk mendapatkan bantuan pemechan masalah pada materi pengajaran.
c) Bertukar pikiran dan berbicara dengan sesama guru pada satu bidang studi atau bidang – bidang studi yang serumpun.
d.      Diskusi
Diskusi adalah pertukaran pikiran atau pendapat melalui suatu percakapan tentang suatu masalah untuk mencari alternatif pemecahannya. Diskusi merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk mengembangkan berbagai ketrampilan pada diri para guru dalam mengatasi berbagai masalah atau kesulitan dengan cara melakukan tukar pikiran antara satu dengan yang lain. Melalui teknik ini supervisor  dapat membantu para guru untuk saling mengetahui, memahami, atau mendalami suatu permasalahan, sehingga secara bersama – sama akan berusaha mencari alternatif pemecahan masalah tersebut.
e.       Workshop
Workshop adalah suatu kegiatan belajar kelompok yang terjadi dari sejumlah pendidik yang sedang memecahkan masalah melalui percakapan dan bekerja secara kelompok.
f.       Tukar-menukar Pengalaman
Suatu teknik perjumpaan dimana guru menyampaikan pengalaman masing-masing dalam mengajar terhadap topik-topik yang sudah diajarkan, saling memberi dan menerima tanggapan dan saling belajar satu dengan yang lain.


2.      Teknik Supervisi yang Bersifat Individu
a.       Teknik Kunjungan Kelas
Teknik kunjungan kelas adalah suatu teknik kunjungan yang dilakukan supervisor ke dalam satu kelas pada saat guru sedang mengajar dengan tujuan untuk membantu guru menghadapi masalah/kesulitan mengajar selama melaksanakan kegiatan pembelajaran. Kunjungan kelas dilakukan dalam upaya supervisor memperoleh data tentang keadaan sebenarnya mengenai kemampuan dan ketrampilan guru mengajar.
b.      Percakapan Pribadi
Percakapan pribadi merupakan Dialog yang dilakukan oleh guru dan supervisornya, yang membahas tentang keluhan – keluhan atau kekurangan yang dikeluarkan oleh guru dalam bidang mengajar, di mana di sini supervisor dapat memberikan jalan keluarnya.
c.       Intervisitasi (mengunjungi sekolah lain)
Teknik ini dilakukan oleh sekolah-sekolah yang masih kurang maju dengan menyuruh beberapa orang guru untuk mengunjungi sekolah – sekolah yang ternama dan maju dalam pengelolaannya untuk mengetahui kiat – kiat yang telah diambil sampai seekolah tersebut maju. Manfaat yang dapat diperoleh dari teknik supervisi ini adalah dapat saling membandingkan dan belajar atas kelebihan dan kekurangan berdasarkan pengalaman masing – masing. Sehingga masing – masing guru dapat memperbaiki kualitasnya dalam memberi layanan belajar kepada peserta didiknya.
d.      Menilai Diri Sendiri
Guru dan supervisor melihat kekurangan masing-masing yang mana ini dapat memberikan nilai tambah pada hubungan guru dan supervisor tersebut,yang akhirnya akan memberikan nilai positif bagi kegiatan belajar mengajar yang baik. Menilai diri sendiri merupakan tugas yang tidak mudah bagi guru, karena suatu pengukuran terbalik karena selama ini guru hanya menilai murid-muridnya.

Itu lah sedikit pembehasan tentang teknik-teknik supervisi. Kurang lebihnya mohon maaf ya gusss :D

Mata Kuliah : Pengembangan Pembelajaran PKn di SD
Dosen : Dirgantara Wicaksono

Prinsip-prinsip Supervisi Pendidikan

Asslamu'alaikum ..
Hello guyss,,
kali ini kita akan membehas tentang prinsip-orinsip superisi pendidikan nih, kalian mau tau ?? yuuk dilihatt !!!

Disini ada 7 Prinsip supervisi pendidikan guyss, yuuk kita bahas satu persatu :

  1. Ilmiah, artinya kegiatan supervisi yang dikembangkan dan dilaksanakan harus sistematis, obyektif, dan menggunakan instrumen atau sarana yang memberikan informasi yang dapat dipercaya dan dapat menjadi bahan masukan dalam mengadakan evaluasi terhadap situasi belajar mengajar. Jadi, supervisi itu tidak boleh mengada-ngada ya guys, harus sesuai dengan kenyataan dan fakta yang ada serta sistematis.
  2. Demokratis. Prinsip yang menujunjung tinggi asas musyawarah. Layanan  dan bantuan yang diberikan supervisor kepada guru berdasarkan jalinan hubungan kemanusiaan yang akrab dan suasana kehangatan, sehingga guru-guru merasa aman untuk mengembangkan tugasnya. Artinya seorang supervisor itu tidak boleh otoriter, harus demokratis.
  3. Kooperatif, program supervisi pendidikan dikembangkan atas dasar kerjasama antar supervisor dengan orang yang disupervisi. Dalam hal ini supervisor hendaknya dapat bekerjasama dengan guru, peserta didik, dan masyarakat sekolah yang berkepentingan dalam meningkatkan kualitas belajar mengajar. Menurut pendapat saya, prinsip yang satu ini menekankan asas keterbukaan antara supervisor dan guru, sehingga mereka saling mengetahui dimana kekurangan dalam proses pembelajaran.
  4. Konstrukti dan kreatif, membina para guru untuk selalu mengambil inisiatif sendiri dalam mengembangkan situasi belajar mengajar.
  5. Realistik, pelakasanaan supervisi pendidikan harus memperhitungkan dan memperhatikan segala sesuatu yang benar-benar ada di dalam situasi dan kondisi yang obyektif.
  6. Progresif, setiap kegiatan yang dilakukan tidak terlepas dari ukuran dan perhatian. Artinya apakah yang dilakukan oleh guru dapat melahirkan pembelajaran yang maju atau semakin lancaranya kegiatan belajar mengajar. Setelah diadakan kegiatan supervisi, hendaknya menghasilkan kegiatan pembelajaran yang lebih baik lagi, adanya kemajuan untuk pendidikan an lain sebagainya.
  7. Inovatif, program supervisi pendidikan selalu melakukan perubahan dengan penemuan-penemuan baru dalam rangka perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan. Inovatif itu tidak hanya sekedar pembaharuan yang benar-benar baru ya guys, tetapi ada juga pembaharuan yang dilakukan untuk memperbaharui yang yang telah ada agar lebih baik lagi.
Okeeh sekian dulu yaa infonya, next kita sambung lagi :)

Mata kuliah : Pengembangan Pembelajaran PKn di SD
Dosen : Dirgantara Wicaksono

Selasa, 26 Mei 2015

HAL-HAL YANG DISUNNAHKAN KETIKA BERPUASA

Assalamu'alaikum kawan blogger dimanapun kalian berada :D
Berjumpa lagi di sini nih,,
Jangan pernah bosan yaa mengunjungi blog ini.. heheh

Okeehh-okeehh masih tentang lanjutan puasa nih, sekarang kita akan membahas tentang "Hal-hal yang disunnahkan ketika Berpuasa" kira-kira apa saja yaa? Yuukk yuukk kita cari tahu.. :)


1.      Makan sahur
Para ulama bersepakat bahwa makan sahur adalah sunnah (tidak wajib tetapi dianjurkan) bagi oaring yang akan berpuasa. Al-Bukhari dan Muslim merawikan dari Anas r.a bahwa Nabi Saw. Pernah bersabda, “bersahurlah kamu, sebab didalam makanan sahur terkandung berkah (yakni kebaikan yang banyak). Sahur dapat dilaksanakan dengan makan atau minum, sedikit atau banyak (meskipun hanya seteguk air) waktunya mulai pertengahan malam sampai terbitnya fajar (yakni masuknya waktu untuk shalat subuh).
Walaupun demikian, sebaiknya ber-ihtiyath (bersikap hati-hati) dengan berhenti dari makan dan minum kira-kira sepuluh menit sebelum masuk waktu subuh, yaitu pada waktu yang biasa disebut ‘waktu imsak’.
Jangan lupa guyss makan sahur, sunnah looh guyss. Lagipula apa kalian kuat jika tidak makan sahur? Ya mungkin saja kuat, tapi kalau untuk sebluan apa masih kuat? Hohoho.. tetap jaga kesehatan yaaww :)
 
2.      Menyegerakan Buka Puasa
Dianjurkan bagi yang berpuasa untuk berbuka, segera setelah meyakini terbenamnya matahari. Tentang hal ini, Bukhari dan Muslim merawikan dari Sahl bin Sa’ad, bahwa Nabi Saw. Pernah bersabda, “ Manusia masih dalam keadaan baik sepanjang mereka masih menyegerakan buka puasa.” 
Dianjurkan pula untuk berbuka dengan satu atau tiga butir kurma, atau boleh juga dengan sesuatu yang manis, atau air walaupun hanya seteguk. Kemudian heendaknya melaksanakan shalat maghrib sebelum makan malamnya. Kecuali jika makan malamnya telah tesedia, maka tak ada salahnya mendahulukannya sebelum shalat magrib.Telah dirawikan dari Anas r.a bahwa Nabi Saw, biasa berbuka dengan beberapa butir rutbab (kurma yang setengah masak) sebelum shalat. Kalau tidak ada, dengan kurma biasa, dan kalau tidak ada juga, dengan minum air beberapa teguk. (HR Abu Daud dan Tirmidzi).
Kalau berbuka puasa jangan terlalu lama yaa, begitu adzan maghrib harus langsung disegerakan.
 
3.      Berdoa setelah berbuka
Dianjurkan bagi orang yang sedang berpuasa agar memperbanyak bacaan zikir dan doa sepanjang hari, terutama setelah berbuka.
Diriwayatkan oleh tirmidzi, bahwa Nabi Saw. Pernah bersabda, “ tiga orang takan tertolak doanya: seorang yang sedang berpuasa sampai ia berbuka, penguasa negri yang adil, dan seoarang Mazhlum ( yakni yang tertimpa kedzaliman).” Diantara doa-doa yang dianjurkan membacanya berulang-ulang, terutama disore hari menjelang saat berbuka.
Kalau yang satu ini harus ya guyss, supaya puasa kita selalu berkah dan diterima oleh Allah :) Jangan gara-gara haus dan lapar langsung makan gitu aja, nanti makananya juga tidak berkah loh. hihi
 
4.      Banyak bersedekah dan mendarus Al-Quran
Banyak bersedekah dan mendaras (membaca bersama-sama atau sendiri-sendiri)  serta mempelajari Al-Quran adalah perbuatan yang sangat dianjurkan pada setiap saat. Namun lebih dianjurkan lagi pada bulan Ramadhan. Telah dirawikan dari Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah Saw. Adalah yang paling dermawan diantara semua dermawan. Lebih-lebih lagi pada bulan Ramadhan, ketika jibril menemuinya pada setiap malam, lalu mendaras Al-Quran bersama beliau. (HR Bukhari).
Kalau untuk yang satu ini udah ga perlu diragukan pahala yang akan didapatkannya, tapi ingat looh tetap harus niat ikhlas karena Allah bukan karena sesuatu apapun yang lainnya:)
 
5.      Bersungguh –sungguh dalam beribadat dan beramal shaleh
Telah disebutkan sebelum hal ini, bahwa ibadah dan amal kebaikan pada bulan Ramadhan memperoleh pahala berlipat ganda disbanding pada bulan-bulan lainnya. Karenanya, dianjurkan untuk menggunakan kesempatan ini sebaik-baikya., dengan memperbanyak ibadah dan amal shaleh, baik disiang hari maupun dimalam hari Ramadhan, terlebih lagi pada sepuluh malam terakhir.
Bukhari dan muslim merawikan dari Aisyah r.a bahwa “telah menjadi kebiasaan Nabi Saw apabila berada disepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, menghidupkan malam-malamnya (dengan bersungguh-sungguh dalam beribadah), sambil membangunkan istrinya(agar beribadah bersamanya).”

6.      Menjauhkan diri dari perbuatan dan ucapan tidak senonoh
Puasa adalah ibadah yang bertujuan mendekatkan diri kepada Allah, dan melatih jiwa agar selalu bertakwa kepada-Nya. Oleh sebab itu, seorang yang sedang berpuasa hendaknya tidak hanya menahan dirinya dari makan, minum serta perbuatan terlarang lainnya, tetapi harus pula mencangkup perbaikan jiwa dengan akhlak mulia dan menjauh dari segala perbuatan tercela. Sabda Nabi Saw: “puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi harus pula menahan diri dari perbutan sia-sia dan ucapan tidak senonoh. Maka apabila orang lain menunjukan cercaan atau keajaiban terhadapmu, janganlah membalasnya dengan perbuatan seperti itu, tetapi katakanlah: “ Aku sedang berpuasa; aku sedang berpuasa!” (HR Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban  dan Al-Hakim).
Diriwayatkan pula bahwa Nabi Saw, pernah bersabda:
“Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan dan perbuatan keji, maka tak ada sedikitpun kehendak Allah untuk menerima puasanya dari makan dan minum.” (HR. Al-Jama’ah kecuali Muslim).

7.      Memperbanyak Ibadah kepada Allah
-          Membanyakan pemberian kepada orang-orang yang memerlukannya,
-          Membanyakan tilawah (membaca al-Quran),
-          Menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan sembahyangmalam (tarawih),
-          Mengerjakan iktikaf pada puluhan yang akhir dari bulan Ramadhan

 Okeh guyss itu lah sedikit banyak nya tentang hal-hal yang sunnah dilakukan selama kita berpuasa. Mungkin ada yang mau menambahkan lagi ? Silahkan, kita harus berbagi ilmu terus ya supaya bermanfaat. Amin Ya Allah :)

See you next :p

Husnul Khotimah (2013820106)

Mata Kuliah : Pengembangan Pembelajaran Pkn di SD
Dosen : Dirgantara Wicaksono